Pokok-pokok Kandungan Surat Yasin

Al-Quran turun sebagai petunjuk dan pedoman bagi segenap manusia yang beriman menuju kebahagiaan hidup dunia dan akhirat. Al-Quran juga turun sebagai obat bagi penyakit yang terdapat dalam hati. Dan sebagaimana diketahui surat Yasin adalah bagian dari surat-surat dalam al-Quran. Maka fungsi surat Yasin tidak bisa dilepaskan dari fungsi al-Quran secara keseluruhan. Allah berfirman :

الم (١)ذَلِكَالْكِتَابُلارَيْبَفِيهِهُدًىلِلْمُتَّقِينَ

Alif laam miin. Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa( Qs. Al-Baqarah 1-2 )

يَاأَيُّهَاالنَّاسُقَدْجَاءَتْكُمْمَوْعِظَةٌمِنْرَبِّكُمْوَشِفَاءٌلِمَافِيالصُّدُورِوَهُدًىوَرَحْمَةٌلِلْمُؤْمِنِينَ

Hai manusia, Sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.

Adalah bagus membaca setiap surat dari al-Quran secara berulang kali termasuk membaca surat Yasin. Karena pahala dan keutamaan membaca al-Quran berlaku sama untuk setiap surat. Tapi menjadi tidak bagus jika membaca berulang kali surat al-Quran hanya memilih satu dua surat saja. Karena menunjukkan adanya perbedaan perlakuan terhadap surat dalam al-Quran. Adalah bagus setiap kali membaca satu surat dari al-Quran dilanjutkan dengan berusaha memahami dan mengamalkan al-Quran. Karena kita sama-sama tahu, membaca tanpa memahami isi, menjadi sesuatu yang tidak berkualitas.

Semoga saja, semakin sering membaca serta Yasin diantaranya, bahkan sampai mampu menghafalnya, semakin kuat pula keimanan karena memahami kandungan dari Surat yang “istimewa” ini. Berikut ini bagian dari isi dan kandungan yang dimuat dalam surat Yasin, diantaranya :

1. Pokok-pokok Keimanan (Aqidah), antara lain

1. Kebenaran Al-Qur’an yang dturunkan kepada Nabi Muhammad yang sebenar-benarnya seorang rasul yang diutusNya kepada kaum yang leluhurnya tidak pernah mendapat peringatan sebelumnya dalam jangka waktu yang lama. Seperti yang disebutkan dalam ayat berkut :

يس (١)وَالْقُرْآنِالْحَكِيمِ (٢)إِنَّكَلَمِنَالْمُرْسَلِينَ (٣)عَلَىصِرَاطٍمُسْتَقِيمٍ (٤)تَنْزِيلَالْعَزِيزِالرَّحِيمِ (٥)لِتُنْذِرَقَوْمًامَاأُنْذِرَآبَاؤُهُمْفَهُمْغَافِلُونَ (٦)

1. Yaa siin 2. demi Al Quran yang penuh hikmah, 3. Sesungguhnya kamu salah seorang dari rasul-rasul, 4. (yang berada) diatas jalan yang lurus, 5. (sebagai wahyu) yang diturunkan oleh yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang, 6. agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai.

2. Menjaga kemurnian aqidah dari kemusyrikan. Artinya tidak menyembah (mempertuhankan) syaithan karena mereka adalah musuh yang nyata. Seperti dimuat dalam ayat berikut :

أَلَمْأَعْهَدْإِلَيْكُمْيَابَنِيآدَمَأَنْلاتَعْبُدُواالشَّيْطَانَإِنَّهُلَكُمْعَدُوٌّمُبِينٌ (٦٠)وَأَنِاعْبُدُونِيهَذَاصِرَاطٌمُسْتَقِيمٌ (٦١)وَلَقَدْأَضَلَّمِنْكُمْجِبِلاكَثِيرًاأَفَلَمْتَكُونُواتَعْقِلُونَ (٦٢)

Bukankah aku telah memerintahkan kepadamu Hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah syaitan? Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu”, dan hendaklah kamu menyembah-Ku. Inilah jalan yang lurus. Sesungguhnya syaitan itu telah menyesatkan sebahagian besar diantaramu, Maka Apakah kamu tidak memikirkan ?.

1. Hari qiyamat ( 48-50 )

وَيَقُولُونَمَتَىهَذَاالْوَعْدُإِنْكُنْتُمْصَادِقِينَ (٤٨)مَايَنْظُرُونَإِلاصَيْحَةًوَاحِدَةًتَأْخُذُهُمْوَهُمْيَخِصِّمُونَ (٤٩)فَلايَسْتَطِيعُونَتَوْصِيَةًوَلاإِلَىأَهْلِهِمْيَرْجِعُونَ (٥٠)

dan mereka berkata: “Bilakah (terjadinya) janji ini (hari berbangkit) jika kamu adalah orang-orang yang benar?”. mereka tidak menunggu melainkan satu teriakan saja yang akan membinasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar. lalu mereka tidak Kuasa membuat suatu wasiatpun dan tidak (pula) dapat kembali kepada keluarganya.

1. Manusia di hari Kebangkitan. (ayat 51-54 )

وَيَقُولُونَمَتَىهَذَاالْوَعْدُإِنْكُنْتُمْصَادِقِينَ (٤٨)مَايَنْظُرُونَإِلاصَيْحَةًوَاحِدَةًتَأْخُذُهُمْوَهُمْيَخِصِّمُونَ (٤٩)فَلايَسْتَطِيعُونَتَوْصِيَةًوَلاإِلَىأَهْلِهِمْيَرْجِعُونَ (٥٠)وَنُفِخَفِيالصُّورِفَإِذَاهُمْمِنَالأجْدَاثِإِلَىرَبِّهِمْيَنْسِلُونَ (٥١)قَالُوايَاوَيْلَنَامَنْبَعَثَنَامِنْمَرْقَدِنَاهَذَامَاوَعَدَالرَّحْمَنُوَصَدَقَالْمُرْسَلُونَ (٥٢)إِنْكَانَتْإِلاصَيْحَةًوَاحِدَةًفَإِذَاهُمْجَمِيعٌلَدَيْنَامُحْضَرُونَ (٥٣)فَالْيَوْمَلاتُظْلَمُنَفْسٌشَيْئًاوَلاتُجْزَوْنَإِلامَاكُنْتُمْتَعْمَلُونَ (٥٤)

48. dan mereka berkata: “Bilakah (terjadinya) janji ini (hari berbangkit) jika kamu adalah orang-orang yang benar?”. 49. mereka tidak menunggu melainkan satu teriakan saja yang akan membinasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar. 50. lalu mereka tidak Kuasa membuat suatu wasiatpun dan tidak (pula) dapat kembali kepada keluarganya. 51. dan ditiuplah sangkalala, Maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya (menuju) kepada Tuhan mereka. 52. mereka berkata: “Aduhai celakalah kami! siapakah yang membangkitkan Kami dari tempat-tidur Kami (kubur)?”. Inilah yang dijanjikan (tuhan) yang Maha Pemurah dan benarlah Rasul- rasul(Nya). 53. tidak adalah teriakan itu selain sekali teriakan saja, Maka tiba- tiba mereka semua dikumpulkan kepada kami. 54. Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikitpun dan kamu tidak dibalasi, kecuali dengan apa yang telah kamu kerjakan.

49. Kondisi manusia di hari berbangkit. Sebagaimana dimuat dalam ayat berikut :

الْيَوْمَنَخْتِمُعَلَىأَفْوَاهِهِمْوَتُكَلِّمُنَاأَيْدِيهِمْوَتَشْهَدُأَرْجُلُهُمْبِمَاكَانُوايَكْسِبُونَ (٦٥)

pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.

1. Penghuni Surga yang akan memperoleh kebahagiaan yang kekal. Ayat “Salaamun, qaulam mir rabbir rahim” (Kepada penghuni Surga, dikatakan “Salam” sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang”), merupakan kata terindah dalam Surat Yaasin karena merupakan dambaan bagi semua muslim yang sudah wafat untuk mendapat salam dari Allah SWT di Surga. ( 55-58 )

إِنَّأَصْحَابَالْجَنَّةِالْيَوْمَفِيشُغُلٍفَاكِهُونَ (٥٥)هُمْوَأَزْوَاجُهُمْفِيظِلالٍعَلَىالأرَائِكِمُتَّكِئُونَ (٥٦)لَهُمْفِيهَافَاكِهَةٌوَلَهُمْمَايَدَّعُونَ (٥٧)سَلامٌقَوْلامِنْرَبٍّرَحِيمٍ (٥٨)

55. Sesungguhnya penghuni syurga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka). 56. mereka dan isteri-isteri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan di atas dipan-dipan.57. di syurga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang mereka minta. 58. (kepada mereka dikatakan): “Salam”, sebagai Ucapan selamat dari Tuhan yang Maha Penyayang.

Penghuni neraka ( 59 – 64 )

Kekuasaan Allah meliputi segala sesuatu dan tanpa batas. Allah berfirman dalam dua ayat terkhir surat Yasin.

إِنَّمَاأَمْرُهُإِذَاأَرَادَشَيْئًاأَنْيَقُولَلَهُكُنْفَيَكُونُ (٨٢)فَسُبْحَانَالَّذِيبِيَدِهِمَلَكُوتُكُلِّشَيْءٍوَإِلَيْهِتُرْجَعُونَ (٨٣)

82. Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: “Jadilah!” Maka terjadilah ia. 83. Maka Maha suci (Allah) yang di tangan-Nya kekuasaaan atas segala sesuatu dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.

1. Mengingat Mati

Ajal pasti tiba dan bisa datang pada siapa saja – tua atau muda — tanpa diketahui waktunya. Banyak ayat dalam Surat Yaasin membicarakan tentang kematian dan Hari Berbangkit. Tujuannya agar manusia mau ingat mati sehingga lebih mendekatkan diri pada agama. Pemahaman pada makna Surat Yasiin ini seharusnya menyadarkan kita tentang kematian dan Hari Kiamat, sehingga menggugah kita untuk lebih banyak beribadat dan beramal saleh serta bertaubat sebelum terlambat.

إِنَّانَحْنُنُحْيِيالْمَوْتَىوَنَكْتُبُمَاقَدَّمُواوَآثَارَهُمْوَكُلَّشَيْءٍأحْصَيْنَاهُفِيإِمَامٍمُبِينٍ (١٢)

Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh).

1. Ilmu Pengetahuan.

Surat Yasin yang mengungkapkan sebagian “rahasia alam semesta” agar manusia beriman pada kebesaran Allah dan bersyukur atas karuniaNya. Kandungan Surat Yaasin ini sarat dengan ilmu pengetahuan karena sepanjang ayat 33-50 terdapat sejumlah “hikmah pelajaran” bagi mereka yang mau menggunakan akal (mengkajinya secara mendalam) :

سُبْحَانَالَّذِيخَلَقَالأزْوَاجَكُلَّهَامِمَّاتُنْبِتُالأرْضُوَمِنْأَنْفُسِهِمْوَمِمَّالايَعْلَمُونَ (٣٦)

Maha suci Tuhan yang yang telah menciptakanpasangan-pasangansemuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan olehbumidan daridiri merekamaupun dari apa yang mereka tidak ketahui” (ayat 36)

لاالشَّمْسُيَنْبَغِيلَهَاأَنْتُدْرِكَالْقَمَرَوَلااللَّيْلُسَابِقُالنَّهَارِوَكُلٌّفِيفَلَكٍيَسْبَحُونَ (٤٠)

Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan (melampaui) bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya” (ayat 40)

وَمَنْنُعَمِّرْهُنُنَكِّسْهُفِيالْخَلْقِأَفَلايَعْقِلُونَ (٦٨)

Dan barangsiapa yang Kami panjangkan umurnya (tua pikun) niscaya Kami kembalikankan dia kepada kejadiannya (seperti bayi yang baru lahir yang lemah dan tidak tahu apa-apa). Maka apakah mereka tidak memikirkan?(ayat 68)

1. Kisah perjuangan dakwah dan syuhada

Sebagai pelajaran bagi penduduk Mekkah yang ketika itu menolak kenabian Rasulullah, secara panjang lebar dalam ayat 13-29, dikisahkan penduduk suatu kota dalam menghadapi utusan yang menyeru pada agama Allah. Pada saat pendakwah itu diancam untuk dibunuh oleh penduduk kota yang ingkar, muncullah seorang penduduk kota yang telah beriman dan secara berani membela para pendakwah.

Orang pemberani ini akhirnya menjadi syuhada setelah dibunuh dengan kejam oleh kaumnya sendiri dan oleh Allah dimasukkan ke dalam Surga. Ketulusan orang ini untuk menyelamatkan kaumnya terlihat dari ucapannya, yang bukan mengutuk kaumnya yang telah membunuhnya tetapi justru mendoakan mereka (ayat 26-27).

Di sini Allah memberikan contoh nyata jihad fi sabilillah, yaitu keberanian moral pembela kebenaran (yang berani mengatakan “yang benar walau pahit” dan “berkata yang benar terhadap penguasa/masyarakat yang zhalim”) yang bila wafat berjuang di jalan Allah akan dan mendapat jaminan masuk Surga.

(dadang kaherudin)

http://taqwim.org/akidah/pokok-pokok-kandungan-surat-yasin/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s